Home » Akademis » CIS SMA N 7 YK

CIS SMA N 7 YK

Published on May 16, 2014 — Ditulis oleh Drs. Bandono, MM | Kategori: Akademis, Berita

Camping Ilmiah Seveners (CIS) 2014 merupakan agenda rutin bagi SMA Negeri 7 Yogyakarta yang dipersembahkan untuk peserta didik kelas X yang dipandu oleh kakak kelas XI yang dilaksanakan tanggal 13 sampai dengan 15 Mei 2014 di Medan latihan Komando Pendidikan Latihan Tempur TNI AD di Rindan IV Diponegoro, Desa Karangduwet, Kecamatan paliyan, Kabupaten Gunungkidul. Jarak Tempuh dari Markas Seveners kurang lebih 44 km dari pusat kota Yogyakarta. Tempat tersebut adalah merupakan Kawah Condrodimukonya para Prajurit TNI menerima bekal lanjutan setelah dari Pendidikan Dasar Kemiliteran.

Alasan seveners memilih tempat tersebut adalah di sekitar Dodikpur Paliyan terdapat objek penelitian yang menarik adalah para pencari belalang yang setiap harinya menjual belalang hasil tangkapannya di sepanjang jalan raya didepan Dodikpur. Belalang merupakan menu kujliner yang ekstrim, khas Gunungkidul. Belalang goreng yang sebelumnya dibacem memiliki nilai ekonomi yang tinggi, oleh para wisatawan banyak dicari sebagai oleh-oleh. Hal ini juga bisa dimanfaatkan untuk topik penelitian bidang IPS yang dapat dikembangkan antara lain berkaitan dengan bisnis belalang dan kebiasaan masyarakat mengonsumsi belalang. Sedangkan untuk bidang IPA peserta kemah bisa untuk penelitian yang dapat dikembangkan dan dapat diuji kandungan gizi belalang dan dapat inovasi bahan baku belalalng.

Selama mengikuti CIS peserta didik diharapkan memiliki kompetensi untuk melakukan penelitian ilmiah sederhana. Proses penelitian yang dilakukan secara bertahap yaitu melakukan observasi, menentukan topik penelitian, melakukan studi pustaka, merumuskan masalah, menyiapkan instrumen atau alat dan bahan, melakukan koleksi data dan menulis laporan hasil penelitian.

Disamping kegiatan penelitian sebagai pokok tugas dan atnggung jawab peserta didik dalam CIS juga diselingi acara permainan dan api unggun sebagai upaya pengembangan otak kanan dan kiri agar peserta didik dapat mengembangkan potensi yang dimiliki sesuai dengan bakat dan minat masing-masing.