Home » Berita » Simulasi Akreditasi

Simulasi Akreditasi

Published on September 21, 2014 — Ditulis oleh Drs. Bandono, MM | Kategori: Berita

Akreditasi sekolah adalah kegiatan penilaian oleh pemerintah dan/atau lembaga mandiri yg berwenang utk menentukan kelayakan program dan/atau satuan pendidikan berdasarkn kriteria yg tlh ditetapkan sebagai bentuk akuntabilitas publik yg penilaiannya dilakukan secara obyektif, adil, transparan, dan komprehensif dgn menggunakan instrumen & kriteria yg mengacu kepada Standar Nasional Pendidikan (SNP)

Pemberlakuan Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan telah membawa konsekuensi tersendiri terhadap teknis penyelenggaraan Akreditasi Sekolah, dan salah satunya adalah berkaitan dengan instrumen yang digunakan. Mulai tahun 2008, untuk mengukur kelayakan SMA/MA dalam kegiatan Akreditasi telah digunakan instrumen baru, sebagaimana tertuang dalam Peraturan Mendiknas No. 52 Tahun 2008 tentang Krtiteria dan Perangkat Akreditasi Sekolah Menengah Atas-Madrasah Aliyah.

Instrumen Akreditasi SMA-MA yang baru terdiri dari 165 item dan 8 komponen, sesuai standar nasional pendidikan (standar isi, standar proses, standar kompetensi lulusan, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan, dan standar penilaian).

Selain itu, dalam Permendiknas tersebut dilampiri pula dengan Petunjuk Umum dan Petunjuk Teknis yang dapat digunakan sebagai panduan bagi sekolah dalam mengisi instrumen evaluasi diri sekaligus juga menjadi pegangan bagi para asesor dalam mengklarifikasi dan memverifikasi data pada saat kegiatan visitasi

Instrumen Akreditasi SMA-MA disusun dalam bentuk skala dengan lima option jawaban secara gradual. Jika dibandingkan dengan instrumen sebelumnya yang berbentuk jawaban dikhotomi (YA atau TIDAK), bentuk skala dengan jawaban lima option ini tampaknya jauh lebih memungkinkan sekolah untuk dapat mengisi instrumen evaluasi diri secara lebih objektif. Demikian pula, para asesor akan dapat menggali data lebih akurat pada saat kegiatan visitasi.

Sabtu tanggal 20 September 2014 Tim Akreditasi SMA Neegri 7 Yogyakarta mencoba mengaplikasikan dan membuat simulasi Akreditasi dengan membuat skenario masing–masing standar. Di bawah komando Kepala sekolah Drs, Budi Basuki, M.A. membuuat simulasi dengan menempatkan personil penangung jawab dan stafnya sebanyak 8 standar untuk menempatkan diri dalam posnya untuk pengisian borang akreditasi sesuai dengan skenario awal.

Dalam prosesesi simulasi langsung dipandu Bapak Drs. Budi Basuki, M.A. Kepala SMA Negeri 7 Yogyakarta mencoba cek terakir sebelum pelaksanaan akreditasi yang sebenarnya dengan membuat simulasi per standar dengan mengecek dokumen dengan penanggungjawabnya sejauh mana kesiapan dokumen fisik yang telah disiapkan oleh penanggungjawab. Dari standar Isi penanggungjawab Amudiono, S.Pd. siap, 2 standar proses penanggungjawab Dra. Dorotea, 3. standar kompetensi lulusan penanggungjawab Farida, S.Pd., 4. standar pendidik tenaga kependidikan penanggungjawab Ibu Feri, 5.standar sarana dan prasarana penanggungjawab Ibu Lilik Lina Heni, S.Pd.6. standar pengelolaan penanggungjawab Ibu Ratmitun, 7. standar pembiayaan penanggungjawab Dra. Sri Suhartini, dan 8.standar penilaian Drs. Bandono.MM.

Setelah kepalah sekolah SMA Negeri 7 Yogyakarta membuat simulasi dengan penanggung jawab tentang kesiapan dokumen yang dimiliki masing-masing standar dengan kesiapan dokumen 100% tersedia mudah-mudahan assesor dalam menilai tidak jauh dari simulasi kita. Semoga Allah SWT memberikan alan kemudhan usaha kita mendapat nilai yang terbaik. Sekali lagi saya selaku kepala sekolah (Drs. Budi Basuki, MA) mengucapkan banyak terima kasih kepada bapak/Ibu Guru dan karyawan yang saling bau membahu dalam persiapan akreditasi.